Be Proud with Our Status!

 

Sobat, kita seringkali merasa bangga atas pencapaian di bidang pendidikan, pekerjaan, seni, olahraga dan prestasi-prestasi lainnya. Tapi pernahkah kita merasa bangga akan status kesehatan seksual kita? Mungkin sobat bertanya-tanya, kenapa status kesehatan seksual harus dibanggakan ya? Simak jawabannya di bawah ini, ya!

1. Mengetahui status kesehatan seksual adalah bentuk apresiasi diri atau self care

Jika sobat memiliki status kesehatan seksual yang baik yaitu sobat tidak memiliki infeksi menular seksual (IMS), artinya sobat adalah pribadi yang bertanggung jawab terhadap kesehatan seksual sobat dan sobat bisa menjaga diri sendiri.

Sebagai makhluk seksual, sangat manusiawi jika kita menyenangi dan melakukan kegiatan seksual. Tapi, apakah sobat tertarik untuk melakukan hubungan seks dengan seseorang yang tidak mempedulikan kebersihan dan keamanan serta serampangan dalam berhubungan seksual? Sebab hubungan seksual yang sembarangan dan tidak aman, berisiko meningkatkan IMS dan HIV.

2. Mengetahui status kesehatan seksual berarti peduli dan bertanggungjawab terhadap kesehatan seksual pasangan kita

Seseorang yang mempedulikan status kesehatan seksual, tak hanya melindungi diri sendiri tapi juga menunjukkan bahwa ia peduli dengan kesehatan seksual pasangan mereka, sebab jika ia tahu bahwa dirinya terinfeksi, ia pasti tidak akan menularkan virus tersebut ke pasangannya---nah, siapa yang tidak jatuh cinta dengan sosok seperti ini?

3. Mengetahui status kesehatan seksual sama dengan berinvestasi pada kesehatan

Ya, tahukah sobat bahwa IMS dan HIV seringkali hadir tanpa menimbulkan gejala selama bertahun-tahun? Sayangnya, ketika gejala tersebut hadir, seringkali kondisinya sudah sangat parah sehingga dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk mengobati dan menyokong kehidupan pasien selama sakit.

Dengan mengetahui status kesehatan seksual secara dini, akan membantu sobat melakukan pengobatan dan perawatan dengan biaya yang jauh lebih sedikit jika infeksi yang sobat alami belum memasuki stadium lanjut.

4. Minta dukungan support system dan teman sebaya

Tapi, maraknya stigma negatif seputar IMS dan HIV tak jarang membuat kita malu mengunjungi klinik untuk melakukan tes IMS dan HIV. Padahal siapa pun kita, jika kita aktif secara seksual, maka kita berisiko terpapar IMS dan HIV. Dan, karena seringkali IMS dan HIV tidak menunjukkan gejala, maka melakukan tes IMS dan HIV adalah keharusan jika kita ingin mengetahui status kesehatan seksual kita.

Sobat bisa meminta dukungan dari support system seperti keluarga dan teman-teman terdekat atau bahkan pendamping sebaya, untuk mendampingi sobat melakukan tes IMS dan HIV. Saat melakukan tes, sobat juga bisa mengajukan pertanyaan terhadap petugas layanan medis setempat untuk menjawab semua kekhawatiran sobat berkenaan dengan IMS dan HIV.

Di mana melakukan tes IMS dan HIV?

Jika sobat ingin megetahui klinik kesehatan yang aman dan nyaman agar sobat dapat melakukan tes IMS dan HIV, sobat bisa mengecek tautan di testjkt yang mencantumkan informasi di mana kalian bisa melakukan tes, ya!

Jadi, untuk kamu yang ingin mengetahui status kesehatan seksual kamu, segera kunjungi updatestat.us/booktestnow untuk informasi lebih lanjut!